Kontraktor Rumah Subsidi

Menyadari pentingnya arti sebuah tempat tinggal bagi setiap warga negara, pemerintah pun menggalakkan sebuah program rumah subsidi bagi rakyat. Menggandeng para kontraktor rumah subsidi yang telah teruji keahlian dan keterampilannya dalam menggarap sebuah kompleks perumahan dengan harga terjangkau, pemerintah pun mulai memproduksi unit-unit perumahan subsidi di berbagai wilayah Indonesia. Harga yang ditawarkan untuk setiap unit rumah subsidi sangat murah, bahkan tidak mencapai seratus juta rupiah. Rumah tersebut sendiri harus memenuhi standar kesehatan hunian Puslitbang, karena walaupun murah, kualitas harus tetap terjaga. Mayoritas rumah subsidi memiliki tipe bangunan 21 atau satu kamar, satu kamar mandi, dan satu ruang tengah. Luasnya juga tidak terlalu besar mengingat harga yang sangat terjangkau. Kecuali bila dilakukan renovasi tentunya.

Meski demikian, rumah subsidi diklaim telah berhasil mengatasi problematika masyarakat yang membutuhkan sebuah rumah layak huni dengan harga terjangkau. Di masing-masing daerah, rumah yang dibangun oleh masing-masing kontraktor rumah subsidi yang telah ditunjuk oleh pemerintah daerah  tersebut menarik animo tinggi dari masyarakat. Rumah subsidi dianggap sebagai solusi yang lebih tepat dibandingkan menyediakan rumah susun yang dianggap masyarakat tidak praktis sama sekali, terutama bila memiliki anak kecil atau anggota keluarga lansia dan ditempatkan di lantai atas. Sehingga masyarakat tentu memilih rumah subsidi satu lantai yang dianggap lebih praktis untuk akses keluar masuknya, walaupun luas bangunan serta fasilitas sangat terbatas. Namun, kini pemerintah juga semakin mematangkan konsep hunian subsidi dengan menyertakan dapur untuk setiap unit yang dilepas ke pasaran, mengingat keberadaan ruang memasak merupakan salah satu lokasi vital bagi sebuah rumah dan merupakan langkah perbaikan dari rancangan rumah subsidi sebelumnya.

About Author: